March 11, 2013

[Review] Oz the Great and Powerful (2013)


Director : Sam Raimi
Starring : James Franco, Mila Kunis, Michelle Williams, Rachel Weisz, etc.

"I dont want to be a good man. I want to be a great one." - Oz

Jika kamu begitu menyukai Alice in Wonderland maka film ini sungguh sayang untuk dilewatkan. Film adventure yang klasik tentang kebaikan melawan kejahatan. Sama seperti Alice in Wonderland di film ini juga menyuguhkan dunia fantasi yang sangat mengagumkan. Mari sejenak kita melupakan film klasik yang bersetting sama di Oz pada tahun 1939 yaitu The Wizard of Oz. Karena jika kamu berpikir bahwa ini adalah prekuel-nya atau sekuel-nya atau remake maka kamu salah besar. Memang benar naskahnya diadaptasi dari cerita anak-anak terkenal karya L. Frank Baum, The Wonderful Wizard of Oz tetapi menurut majalah Cinemags edisi Maret 2013, film ini berdiri sendiri.

Oz memang nama dunia dimana sebagian besar cerita di film ini berlangsung tetapi Oz juga merupakan nama dari tokoh utama di film ini. Ya sebut saja Oz, yang mempunyai nama asli Oscar Diggs (James Franco) seorang pesulap asal Kansas yang kurang begitu terkenal di tahun 1905 secara tak sengaja masuk ke dalam badai bersama balon udara yang ditumpanginya. Tentu saja itu membawa dirinya secara ajaib ke dalam dunia Oz. Sesampainya di Oz, Oscar bertemu tiga penyihir wanita yang berkuasa di sana; Theodora (Mila Kunis), Evanora (Rachel Weisz), dan Glinda (Michelle Williams) yang mengatakan bahwa Oscar adalah sosok penyihir hebat nan agung yang diramalkan akan menyelamatkan Oz dari penyihir jahat.


Terlepas dari segi cerita yang begitu biasa tentang kebaikan melawan kejahatan yang tentu saja sudah pasti semua orang bisa menebak bahwa kebaikanlah yang menang. Oz the Great and Powerful merupakan film khas Disney yang tak perlu berpikir berat untuk menikmatinya dan sangat menghibur. Seorang Sam Raimi yang sukses dengan trilogi Spiderman-nya berhasil membuktikan bahwa dia bisa sekali lagi membuat film adaptasi. Dibantu penulisan naskah oleh David Lindsay dan Mitchell Kapner, Sam Raimi membuat dunia Oz dengan versinya sendiri. Berbagai mahkluk seperti monyet terbang, perempuan kecil dari kaca, dan Munckhins seperti kurcaci terlihat begitu meyakinkan dengan personanya masing-masing. Di pertengahan film saya sempat berpikir perang macam apa yang kira-kira dihadirkan di film ini karena seperti yang sering kita lihat di dunia fantasi macam Narnia, Alice in Wonderland selalu memberikan penyelesaian konflik melalui perang. Namun apa yang saya dapat di film ini bukanlah perang, namun sesuatu yang cerdas ditunjukkan oleh seorang James Franco yang berperan dengan pas sebagai Oscar Diggs untuk melawan kejahatan. Untuk mengetahuinya saya sarankan untuk menontonnya sendiri. :)

Memang bukan sebuah film fantasi yang bagus. Namun kita wajib memberikan applause kepada Sam Raimi yang menyuguhkan sebuah film dengan CGI yang megah dan sangat sangat memanjakan mata dengan efek 3D-nya tentu saja. Dan bagian terbaiknya ketika Sam Raimi berhasil memaksimalkan bagian klasik-nya. Jadi di film ini sekitar 20 menit awal dihadirkan dalam format hitam putih dan ketika Oscar tiba-tiba berada di Oz secara mengagumkan format berganti dengan berwarna yang hampir membuat saya takjub akan keindahan Oz. Entah benar atau tidak, Disney dikabarkan memberikan lampu hijau untuk memproduksi sekuel film ini. Saya tidak sabar untuk menunggunya.



March 08, 2013

Message Box


Masih inget film Up? Ada dua karakter yang menarik perhatian saya, Carl dan Ellie. Mereka adalah sepasang yang menyukai petualangan. Mereka begitu kompak dan romantis sedari kecil hingga masa tua mereka. Bahkan, bahkan impian mereka sama, yaitu ingin memarkirkan rumah mereka di atas Paradise Falls. Walaupun sulit, bermimpi adalah langkah awal mereka untuk meraihnya. Pun dengan Catatan Nonton, tentu saja blog ini juga ingin meraih impian dengan selalu bertambah baik lagi setiap waktu. Untuk itu, Message Box ini saya bikin agar tercipta komunikasi dua arah untuk mewujudkan impian tersebut. Disinilah kamu boleh menghujani saya dengan saran, kritik, maupun pesan-pesan lainnya buat Catatan Nonton. Saya usahakan akan selalu me-reply karena saya juga ingin lebih dekat dengan pembaca. Sekali lagi, terima kasih sudah berkunjung di Catatan Nonton. Happy reading! :)



March 04, 2013

[Review] Jack the Giant Slayer (2013)


Director : Bryan Singer
Starring : Nicholaus Hault, Stanley Tucci, Ewan McGregor, etc.

"Fee Fi Fo Fum, ask not whence the thunder come / For between heaven and earth it's a perilous place, home to a fearsome giant race / Who hunger to conquer the mortals below, waiting for the seeds of revenge to grow..."  - King Brahmwell

Setelah menonton berbagai film layar lebar yang mengadaptasi kisah dongeng terkenal dari berbagai negara seperti; Red Riding Hood (2011), Snow White and The Huntsman (2012), Mirror Mirror (2012), dan baru saja ditayangkan Januari lalu yaitu Hansel & Gretel: Witch Hunters (2013). Bulan Maret ini kita disuguhkan lagi film yang memadukan dua kisah dongeng terkenal dari Inggris yaitu Jack and The Beanstalk dan Jack The Giant Killer dalam satu naskah yaitu Jack The Giant Slayer. Salah satu daya tarik film ini tentu saja sang sutradara, Bryan Singer yang dulu pernah berhasil dengan trilogi X-Men. Tak tanggung-tanggung sang sineas mengeluarkan budget raksasa yang mendekati 200 juta Dollar.

Jack. Nama yang sudah tidak asing lagi di dataran Inggris. Seorang anak petani yang mendapatkan biji-biji kacang dari seorang biarawan. Konon biji-biji tersebut dapat tumbuh menjulang hingga ke langit menuju sebuah negeri yang dihuni oleh raksasa-raksasa yang mengerikan. Dan ketika biji kacang tersebut tumbuh menjadi pohon kacang, maka itulah satu-satunya jalan yang menghubungkan dunia raksasa dan dunia manusia. Maka bisa ditebak, Jack tidak sengaja menumbuhkan biji kacang tersebut. Celakanya, biji kacang yang sedang tumbuh itu turut serta membawa Isabelle, seorang putri kerajaan. Merasa bertanggung jawab atas kejadian ini, Jack menawarkan diri kepada Raja (ayah Isabelle) sebagai sukarelawan untuk naik ke atas bersama rombongan pasukan kerajaan demi membawa Isabelle kembali. Mereka semua takkan pernah tahu apa yang menunggu mereka di atas sana.

JACK THE GIANT SLAYER

Jika kamu seorang yang mempunyai banyak waktu atau ingin melepas penat atau penyuka film yang terbuka akan genre apapun, maka film ini adalah pilihan yang tepat untuk memanjakan mata. Dikemas dalam format 3D, hmm yah meskipun hanya sekedar 3D, you know? Dan seperti premis di atas, film petualangan fantasi ringan ini mempunyai jalan cerita yang begitu klasik dan setting tempat jaman dahulu yang kental akan peperangan dengan menggunakan; busur panah, pedang, dan kuda. Mengapa saya bilang klasik? Saya begitu yakin pasti kalian sering mendengar cerita tentang seorang rakyat jelata menyelamatkan seorang putri kerajaan dari sesuatu yang mengancam hidupnya kemudian mereka menikah dan hidup bahagia selamanya. Ya tentu saja itu juga berlaku di film ini, namun yang menjadi menarik disini adalah bagaimana seorang manusia kecil bisa mengalahkan serangan raksasa yang begitu banyaknya. Tak peduli berapapun jumlah raksasa yang terlihat kejam dan bengis dan meskipun tahu akhirnya akan happy ending, namun ide bagaimana mengalahkan raksasa itu sangat membuat penasaran. Dialog-dialog yang hadir disini pun juga sangat pas dengan setting waktu, tidak terlalu dilebih-lebihkan seperti halnya Snow White and The Huntsman. Sempat di awal terdapat konflik yang mudah ditebak menyebabkan grafik emosi menurun tapi berhasil naik lagi di pertengahan film hingga penyelesain konflik yang pas. Ada beberapa scene yang dibuat untuk mengejutkan penonton namun hanya sekedar oh saja. Saya pribadi sangat menikmati film ini. Yah, bahkan hingga akhir pun Bryan Singer sempat memberikan sesuatu yang membuat saya tersenyum penasaran.


March 02, 2013

Archives



(#)

300: Rise of an Empire (2014)

(A)

A Good Day to Die Hard (2013)
After Earth (2013)
American Sniper (2014)

(B)

Before Midnight (2013)
Beautiful Creatures (2013)
Blue Jasmine (2013)

(C)

Cinta Brontosaurus (2013)
Cinta Dalam Kardus (2013)
Comic 8 (2014)

(D)

Dallas Buyers Club (2013)
Dead Mine (2012)
Despicable Me 2 (2013)
Divergent (2014)
Django Unchained (2012)

(E)

Edge of Tomorrow (2014)
Elysium (2013)
Evil Dead (2013)

(F)

Fast and Furious 6 (2013)
Finding Srimulat (2013)

(G)

G.I Joe: Retaliation (2013)
Gravity (2013)

(H)

Hansel and Gretel: Witch Hunters (2013)
How to Train Your Dragon 2 (2014)

(I)

Insidious: Chapter 2 (2013)
Iron Man 3 (2013)

(J)

Jack Reacher (2012)
Jack The Giant Slayer (2013)

(K)

Kick-Ass 2 (2013)

(L)

Life of Pi (2012)

(M)

Madre (2013)
Maleficent (2014)
Man of Steel (2013)
Manusia Setengah Salmon (2013)
Mari Lari (2014)
Miracle in Cell No. 7 (2013)
Monsters University (2013)

(N)

-

(O)

Oblivion (2013)
Oz The Great and Powerful (2013)

(P)

Pacific Rim (2013)
Pain and Gain (2013)
Percy Jackson: Sea of Monsters (2013)
Prisoners (2013)

(Q)

-

(R)

Rectoveso (2013)
RoboCop (2014)
Runner Runner (2013)

(S)

Seven (1995)
Sinister (2012)
Star Trek: Into Darkness (2013)

(T)

Tenggelamnya Kapal van Der Wijck (2013)
The Conjuring (2013)
The Croods (2013)
The Fault in Our Stars (2014)
The Hobbit: An Unexpected Journey (2012)
The Hobbit: The Desolation of Smaug (2013)
The Hunger Games: Catching Fire (2013)
The Lego Movie (2014)
The Past (2013)
The Right One (2014)
The Secret Life of Walter Mitty (2013)
The Smurfs 2 (2013)
The Wolverine (2013)
This is The End (2013)
Thor: The Dark World (2013)

(U)

Underworld (2003)
Underworld: Evolution (2006)
Underworld: Rise of The Lycans (2009)
Underworld: Awakening (2012)

(V)

-

(W)

Whiplash (2014)
World War Z (2013)

(X)

X-Men: Days of Future Past (2014)

(Y)

-

(Z)

-

March 01, 2013

About Me

Hawin Widyo Hutomo

Nama saya mempunyai arti laki-laki yang keren. Oke, itu bahasa saya sendiri sih, tapi yang penting nama saya mudah diingat bukan? Bersyukurlah saya mempunyai orang tua yang tidak memberikan nama panjang-panjang kepada anaknya. Hal itu juga berpengaruh ketika ujian sekolah, tentunya tidak butuh banyak waktu hanya untuk menghitami kolom nama. Ya tapi seperti kata pepatah sih, Apalah Arti Sebuah Nama.

Jadi, saya adalah anak pertama dari dua bersaudara. Adik perempuan saya masih duduk di bangku SMP dan tentunya sedang menjalani masa-masa alay. Saya lahir di Surakarta, 4 Mei 1992 yang otomatis berzodiak Taurus jika kamu masih percaya akan ramalan. Tumbuh besar di Solo dan saat ini sedang berjuang memperoleh gelar sarjana teknik dari instansi yang menamakan dirinya Universitas Sebelas Maret.

Tapi tunggu, sebelum saya bercerita lebih lanjut. Pose saya diatas mirip sama Joseph Gordon Levitt ya? haha. Oke skip. Selain berkesibukan sebagai mahasiswa tingkat akhir, saat ini saya juga tengah menggarap proyek-proyek yang diberikan dosen, yap bahasa kerennya asisten dosen. Pernah mencoba menjadi seorang stand up comedian. Orang yang suka bercerita keluh kesahnya di atas panggung, kebanyakan cerita saya juga tak jauh-jauh mengenai keanehan film. Aktif juga sebagai volunter di kegiatan sosial seperti Akademi Berbagi Solo. Di semua kesibukan yang tidak wajar tersebut, saya selalu memegang teguh prinsip, "Jangan sampai jadwal kesibukan duniawi mengganggu jadwal nonton."

Saya tak pernah absen menonton premiere film-film blockbuster di bioskop. Hobi banget duduk di seat 11 row E dan tak pernah lupa membawa teman setia, popcorn. Penggila film yang senang menonton dengan genre apa saja (kecuali gore, horor). Saya juga mengoleksi film dan serial televisi banyak banget dari mulai film City Lights (1939). Tentunya dari hal-hal panjang lebar di atas tak perlu lagi saya mengungkapkan alasan lahirnya blog ini. Apa? Masih perlu? Oke deh. Here we go! Blog ini pertama lahir bulan February 2011. Saat itu masih bernama "Hawin Widyo". Masih berisi postingan-postingan kegalauan saya tentang kehidupan yang menjadikan tak layak baca di kalangan umum. Bahkan saya takutnya akan memicu niat bunuh diri bagi ababil-ababil yang baru diputusin pacarnya. Jadi selang beberapa waktu, setelah blog walking ke beberapa blog pecinta film, saya jadi terinspirasi. Dan saya menamakan blog ini dengan, "Catatan Nonton" yang mempunyai arti catatan dari sudut pandang saya yang tentunya masih amatir tentang setiap pertunjukan-pertunjukan yang saya tonton. Yap, pada akhirnya saya hanya berharap Catatan Nonton akan berguna bagi kamu yang sudah bersedia berkunjung dan mungkin bisa menambah daftar pertemanan saya. Cheers! ^^

Buat formalitas aja sih. Kalo mau hubungi saya untuk sekedar menyapa bisa dibawah ini.

Contact Me:

Facebook : Hawin Widyo

Twitter : @hawinhawhaw

Email : hawinwidyo@ymail.com